PWI Lampung Gandeng MPAL Matangkan Konsep HPN dan Porwanas 2027, Usulkan Gajah Jadi Maskot

0
Bagikan ke :

Bandar Lampung—(Handalnews.id). Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Lampung bekerja sama dengan Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) untuk mematangkan konsep pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) tahun 2027. Kerja sama dan pembahasan mendalam ini disepakati dalam audiensi antara pengurus harian PWI Lampung dengan jajaran pengurus serta Dewan Perwatin MPAL, yang berlangsung di Sekretariat MPAL, Jalan Way Mahan, Kelurahan Sumurbatu, Bandar Lampung, Rabu (13/05/2026).

Ketua Harian MPAL, Ahmad Nyerupa, menegaskan persiapan kedua agenda berskala nasional ini harus dilakukan secara serius, terencana, dan matang. Hal ini mengingat kegiatan tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia beserta jajaran menteri kabinet.

“Konsep acara harus benar-benar matang dan terstruktur. Kami meminta setiap rangkaian kegiatan yang disusun tetap menonjolkan kekayaan budaya serta kearifan lokal Lampung sebagai identitas utama,” ujar Ahmad.

Lebih lanjut ia menjelaskan, HPN dan Porwanas bukan sekadar ajang silaturahmi antar insan pers atau kompetisi olahraga semata. Keduanya merupakan momentum strategis untuk mempromosikan budaya, pariwisata, serta potensi daerah Lampung di hadapan masyarakat nasional.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan juga menyentuh penentuan maskot resmi kegiatan. Ketua Dewan Perwatin MPAL, Erdiyansyah Putra, mengusulkan gajah dijadikan simbol utama dan maskot kedua acara tersebut. Menurutnya, gajah merupakan hewan khas Lampung yang memiliki nilai sejarah, aman, serta ikonik sehingga mudah dikenali dan diingat masyarakat luas.

“Gajah adalah ikon asli Lampung yang sangat cocok mewakili karakter daerah kami. Namun, rancangan desain dan konsep maskot harus disampaikan terlebih dahulu kepada MPAL untuk dikaji dan disesuaikan dengan nilai adat sebelum diputuskan secara resmi,” tegas Erdiyansyah.

Sekretaris Umum MPAL, Roby Aswan, menambahkan bahwa seluruh rekomendasi terkait maskot, ikon kegiatan, hingga susunan acara akan diputuskan melalui rapat resmi Dewan Perwatin. Hasil keputusan tersebut nantinya akan segera disampaikan kepada pihak PWI Lampung sebagai dasar pelaksanaan teknis.

“Setelah ada keputusan resmi dari Dewan Perwatin, tindak lanjut dan rincian lengkap akan segera kami informasikan kepada PWI Lampung agar persiapan berjalan selaras,” ucap Roby.

Sementara itu, Kepala Sekretariat MPAL Lampung, Sutan Darmawan, mengapresiasi langkah strategis PWI Lampung yang melibatkan lembaga adat sejak tahap persiapan. Ia menilai koordinasi ini sangat penting agar penyambutan tamu, tata cara, serta simbol-simbol yang digunakan dalam kegiatan tetap selaras dan menghormati nilai-nilai adat istiadat Lampung.

Di sisi lain, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, menyampaikan bahwa Porwanas juga memiliki tujuan khusus, yaitu meningkatkan kualitas jurnalistik olahraga di tingkat nasional. Kegiatan ini berfungsi sebagai ajang seleksi dan pembinaan wartawan olahraga agar siap meliput ajang olahraga besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).

Perlu diketahui, Lampung terakhir kali dipercaya menjadi tuan rumah Porwanas pada tahun 1993. Pada pelaksanaan tahun 2027 mendatang, diperkirakan daerah ini akan dikunjungi sekitar 5.000 wartawan yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Kami berharap kedua acara besar ini membawa manfaat nyata bagi Lampung, mulai dari peningkatan ekonomi masyarakat, pengembangan pariwisata, hingga penguatan citra daerah di mata nasional,” tandas Wirahadikusumah (HJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *