7 Pegawai Lapas Metro Resmi Sandang Status PNS, Kalapas Tekankan Integritas dan Profesionalisme

METRO – (HANDALNEWS.ID). Sebanyak tujuh pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah/janji PNS yang dilaksanakan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Maulidi Hilal, Selasa (15/9/2026).
Ketujuh pegawai tersebut adalah Adelyn, Aling, Andika, Apshera, Asatria, Jayeng, dan Putu. Pengukuhan status sebagai PNS menjadi momentum penting dalam perjalanan pengabdian mereka sebagai aparatur negara, khususnya dalam menjalankan tugas dan fungsi di bidang Pemasyarakatan.
Kegiatan pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Lapas Metro, Tetra Destorie, bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan lainnya di wilayah Lampung. Kehadiran para pimpinan UPT menjadi bentuk dukungan sekaligus apresiasi terhadap para pegawai yang telah menyelesaikan tahapan menuju pengangkatan sebagai PNS.
Bagi ketujuh pegawai Lapas Metro, perubahan status ini tidak hanya menjadi pencapaian secara administratif, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai aparatur negara. Status sebagai PNS menuntut adanya komitmen untuk bekerja secara profesional, disiplin, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi.
Kepala Lapas Metro, Tetra Destorie, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pegawai yang telah resmi menjadi PNS. Menurutnya, pengangkatan tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan pengabdian terbaik dalam melaksanakan tugas.
“Menjadi PNS bukan hanya tentang perubahan status kepegawaian, tetapi juga tentang bertambahnya tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara. Saya berharap seluruh pegawai yang telah dilantik dapat menjaga integritas, meningkatkan kompetensi, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab,” ujar Tetra dalam keterangannya.
Tetra juga mengingatkan agar para pegawai senantiasa menjaga kedisiplinan dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika tugas Pemasyarakatan. Menurutnya, lingkungan kerja Pemasyarakatan membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memiliki karakter, loyalitas, dan komitmen terhadap pelaksanaan tugas.
Salah satu pegawai yang dilantik, Asatria, mengungkapkan rasa syukur atas pengangkatan dirinya menjadi PNS. Ia menyebut momen tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus menjadi pengingat bahwa dirinya memiliki tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik.
“Menjadi PNS tentu menjadi hal yang sangat saya syukuri. Ini menjadi awal bagi saya untuk lebih bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan memberikan yang terbaik untuk organisasi. Saya juga ingin terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar dapat memberikan kontribusi yang lebih baik,” ungkap Asatria.
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji PNS tersebut menjadi momentum bagi ketujuh pegawai Lapas Metro untuk memasuki tahap baru dalam perjalanan pengabdian mereka. Dengan status kepegawaian yang telah resmi, mereka diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dan profesionalisme. (HD)
