IDENTITAS KORBAN TENGGELAM DI PANTAI TEBA TANGGAMUS BERHASIL DIKETAHUI

0
Bagikan ke :

TANGGAMUS – Kepolisian Resor (Polres) Tanggamus telah mengidentifikasi sosok remaja yang menjadi korban musibah tenggelam akibat terseret arus di kawasan Pantai Teba, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, pada Senin (18/05/2026).

Kasi Humas Polres Tanggamus, AKP Sofyansyah, mengonfirmasi bahwa korban diketahui bernama Avento Galih Setiawan Pranawa (15 tahun), merupakan warga Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., AKP Sofyansyah menjelaskan pada Selasa (19/05/2026), “Korban berhasil ditemukan pada Senin, 18 Mei 2026 pukul 23.38 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terseret ombak saat sedang mandi dan berenang bersama rekan-rekannya di Pantai Teba.”

Berdasarkan keterangan para saksi mata, peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 15.30 WIB, ketika korban bersama tiga orang temannya sedang beraktivitas di perairan Pantai Teba. Namun, keadaan berubah drastis sekitar pukul 16.30 WIB, di mana ombak besar tiba-tiba menghantam dan menyeret keempat remaja tersebut ke tengah laut.

Melihat kejadian itu, seorang warga bernama Hafif segera berusaha memberikan pertolongan. Ia berhasil menyelamatkan dua orang rekan korban yang bernama Rava dan Tama, namun sayangnya, arus yang kuat kembali menyeret Avento hingga hilang dari pandangan.

“Satpolairud menerima laporan resmi dari keluarga korban sekitar pukul 17.43 WIB. Personel kami langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AL, TNI AD, BPBD serta instansi terkait untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan,” jelas AKP Sofyansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Kasi Humas Polres Tanggamus turut menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa korban dan keluarga. “Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Semoga almarhum mendapatkan husnul khotimah, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kekuatan,” ucapnya.

Pihak kepolisian juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim gabungan serta masyarakat yang telah bahu-membahu membantu proses pencarian hingga korban akhirnya berhasil ditemukan.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh tim SAR gabungan, personel Polairud, unsur TNI, BPBD, aparat pekon, dan masyarakat umum yang telah bekerja sama. Sinergi dan kepedulian seluruh pihak sangat membantu kelancaran penanganan musibah ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung melalui Koordinator Pos SAR Tanggamus, Robi Rusli, menerangkan bahwa jenazah korban ditemukan berjarak sekitar 100 meter dari titik lokasi awal kejadian.

Robi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pesisir pantai, terlebih ketika kondisi gelombang sedang tinggi atau cuaca tidak menentu. (Hj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *