IDHAM NOMOR URUT 2: BUKAN JANJI, TAPI BAKTI UNTUK GUNUNG HAJI

Lampung Tengah — (Handalnews.id) Di tengah suasana pemilihan Kepala Kampung Gunung Haji yang penuh harapan, ada satu nama yang saat disebut, membuat hati warga merasa tenang dan teduh. Namanya adalah Idham, Calon Kepala Kampung Gunung Haji dengan Nomor Urut 2.
Idham bukanlah orang asing yang datang membawa cerita dari luar. Ia adalah anak kampung kita sendiri. Ia tumbuh di tanah Gunung Haji, bermain di jalan-jalan yang kini kita lalui, dan merasakan langsung pahit manisnya hidup warga di kampung tercinta ini. Ia tahu jalan mana yang tergenang air saat hujan turun, sawah mana yang kekeringan saat kemarau datang, dan rumah siapa yang pertama kali butuh uluran tangan saat kesulitan menghampiri.
Banyak calon berbicara lantang tentang perubahan. Namun Idham lebih memilih untuk mendengarkan.
Baginya, menjadi pemimpin kampung bukanlah tentang memegang jabatan atau berkuasa. Menjadi Kepala Kampung adalah sebuah pengabdian yang tulus. Adalah menjadi pelindung bagi warga, menjadi telinga yang selalu siap mendengar keluh kesah tanpa menghakimi, dan berdiri di barisan terdepan saat warganya membutuhkan pertolongan.
Mengapa Nomor Urut 2?
Karena angka 2 melambangkan keseimbangan yang indah. Dua tangan yang siap bekerja keras bersama-sama. Dua telinga yang terbuka untuk semua suara warga. Dua mata yang melihat dengan adil, tanpa membedakan siapa pun. Idham hadir dengan nomor urut 2 bukan untuk memisahkan, melainkan untuk merangkul. Bukan untuk sebagian golongan saja, tetapi untuk seluruh warga Gunung Haji, dari ujung kampung hingga ke ujung yang lain.
Jika ditanya apa yang ingin ia wujudkan, jawabannya sederhana namun menyentuh hati:
“Saya ingin warga saya datang ke kantor kampung bukan dengan rasa cemas atau takut, melainkan seperti datang ke rumah saudara sendiri diterima dengan senyum, dilayani dengan hati, dan didengar dengan penuh perhatian.”
Lembut ucapannya, namun itulah yang paling kita butuhkan selama ini. Pelayanan yang tulus dan ramah. Pengelolaan keuangan kampung yang terbuka dan jelas untuk semua. Pembangunan yang dirasakan merata di setiap penjuru, bukan hanya di tempat yang mudah terlihat. Bantuan yang sampai kepada yang benar-benar membutuhkan, bukan karena kedekatan semata.
Idham sadar betul, Gunung Haji tidak membutuhkan pemimpin yang hanya pandai berbicara di atas panggung. Yang kita butuhkan adalah pemimpin yang mau duduk bersama warga di teras rumah, berbagi cerita sambil menyeruput kopi sederhana, dan memahami masalah warga secara langsung bukan sekadar mendengar laporan dari meja kerja.
Saat hari pencoblosan tiba nanti, pilihan kita bukan sekadar memilih siapa yang memimpin lima tahun ke depan. Ini adalah memilih arah masa depan untuk anak-anak kita, untuk kampung kita tercinta. Apakah kita ingin tetap seperti sekarang, atau berani melangkah bersama orang yang sungguh-sungguh mencintai kampung ini dan siap mengabdi tanpa pamrih?
Warga Gunung Haji adalah masyarakat yang bijaksana. Kalian tentu tahu mana yang tulus hatinya, dan mana yang hanya sekadar ingin terlihat.
Dan ketulusan itu, hari ini ada pada satu nama yang kita semua kenal.
IDHAM — NOMOR URUT 2
Calon Kepala Kampung Gunung Haji
Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah
Bukan janji manis yang ia tawarkan, melainkan bakti yang nyata. Mari kita dukung Idham, agar bersama-sama kita mewujudkan Gunung Haji yang semakin rukun, semakin maju, dan hidup dengan penuh kehormatan.
Untuk Gunung Haji yang Lebih Rukun, Lebih Maju, dan Lebih Bermartabat.
(RED)
