Kepala Dapur Okta Yuda Pratama, S.T. Tegaskan Disiplin dan Kebersihan Kunci Kelancaran Program MBG Krawang Sari 2

HAJI MENA, NATAR —(HANDALNEWS.ID) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpusat di wilayah Krawang Sari 2, Bataranila, Desa Haji Mena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, kini berjalan dengan tertib, bersih, dan penuh tanggung jawab. Berkedudukan di lingkungan Sidorejo RT 006, Desa Haji Mena, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, seluruh kegiatan penyelenggaraan program yang mulia ini berada di bawah arahan serta pimpinan langsung Bapak Okta Yuda Pratama, S.T., yang menjabat sebagai Kepala Dapur.
Dengan kepemimpinan yang tegas namun ramah, teliti dan penuh pengabdian, Bapak Okta Yuda Pratama, S.T., memastikan setiap kegiatan di dapur berjalan sesuai aturan, bersih, dan bermanfaat bagi para penerima. Beliau selalu berada di barisan terdepan, memantau langsung dari awal bahan datang hingga makanan sampai ke tangan anak-anak, serta memastikan semua wadah kembali bersih dan siap pakai, sehingga seluruh tim bekerja dengan semangat dan kepercayaan yang tinggi.
Setiap Bagian Punya Tugas Jelas, Bekerja Satu Keluarga
Agar pekerjaan berjalan lancar, rapi, dan tidak saling tumpang tindih, seluruh tenaga pelaksana dibagi ke dalam beberapa bagian tugas yang masing-masing memiliki peran penting. Berikut rinciannya:
Bagian Persiapan
– Mencuci bersih semua bahan makanan: sayur, buah, daging, ikan, dan bumbu
– Memotong, mengupas, menyiangi bahan agar siap diolah ke bagian masak
– Menyusun bahan agar tidak tercampur, menjaga kesegaran sebelum dimasak
– Menyiapkan air bersih, alat potong, dan wadah yang dibutuhkan sepanjang hari
Bagian Ampreng — Menakar & Mengambil Bahan
– Mengambil bahan makanan dari tempat penyimpanan sesuai takaran yang sudah ditentukan
– Menakar beras, lauk, sayur, minyak, bumbu dengan teliti, tidak lebih tidak kurang
– Memastikan jumlah yang keluar sama dengan catatan, tidak ada yang terbuang atau terlewat
– Mengantarkan bahan yang sudah ditakar dengan tepat ke bagian memasak tepat waktu
– Memeriksa kualitas bahan sebelum diolah, memastikan semuanya masih segar dan layak pakai
Bagian Memasak / Pengolahan
– Memasak makanan hingga matang sempurna, tidak mentah, tidak terlalu matang
– Menjaga rasa agar enak, gurih, dan disukai anak-anak
– Menjaga kebersihan saat memasak: tangan bersih, rambut tertutup, pakaian rapi
– Memastikan makanan matang merata dan suhunya aman sebelum dibagi
Bagian Pembagian Porsi
– Membagi makanan ke wadah dengan takaran yang sama rata, tidak ada yang lebih atau kurang
– Menyusun porsi dengan rapi agar mudah dihitung dan dibawa
– Memeriksa kembali setiap wadah bersih dan tertutup aman sebelum dikirim
Bagian Pengantaran & Penjemputan
– Mengantar makanan ke sekolah-sekolah dan tempat penerima tepat waktu
– Menurunkan muatan dengan hati-hati agar tidak tumpah atau rusak
– Mengambil kembali wadah/ampreng bekas makan dari sekolah setelah selesai
– Memastikan jumlah wadah yang kembali lengkap sama dengan yang dikirim
Bagian Mencuci Ampreng / Wadah Bekas Pakai
– Menerima kembali wadah-ampreng yang sudah dipakai dari sekolah
– Mencuci bersih sisa makanan, minyak, dan kotoran dari setiap wadah
– Membilas hingga tidak ada sisa sabun, lalu dikeringkan dengan rapi
– Memeriksa kondisi wadah: yang retak atau rusak dipisahkan dan dilaporkan
– Menyusun wadah yang sudah bersih dan kering di tempat tertutup yang aman
– Menyiapkan wadah bersih ini untuk dipakai kembali pada penyaluran hari berikutnya
Bagian Administrasi & Pencatatan
– Mencatat bahan yang datang: jenis, jumlah, tanggal masuk, kualitas barang
– Mencatat bahan yang dipakai setiap hari, sisa stok, dan jumlah porsi yang dikirim
– Mencatat jumlah wadah yang dikirim dan yang kembali bersih dari sekolah
– Mencatat daftar hadir pekerja, laporan harian, serta dokumen yang diminta pimpinan
– Menyimpan catatan rapi agar mudah diperiksa kapan saja
Bagian Kebersihan & Sanitasi
– Mencuci semua peralatan masak, panci, meja, dan lantai dapur setelah selesai
– Menyapu, mengepel, membersihkan halaman di sekitar dapur
– Menyiapkan air bersih, tempat cuci tangan, sabun agar selalu tersedia
– Memastikan tidak ada sampah berserakan yang bisa mengundang lalat atau hama
Bagian Gudang & Penyimpanan
– Menyusun bahan makanan di gudang agar rapi, tidak lembap, tidak rusak
– Memeriksa bahan yang sudah lama disimpan agar dipakai lebih dulu
– Menjaga pintu gudang selalu tertutup rapat, aman dari hewan atau kerusakan
– Menyimpan wadah bersih di tempat yang kering dan aman
Bagian Sarpam / Satuan Pengamanan & Ketertiban
– Menjaga keamanan lingkungan dapur dari pagi saat pekerja datang hingga selesai
– Memastikan hanya orang yang berkepentingan yang masuk ke area dapur
– Mengawasi pintu masuk-keluar barang, bahan, maupun wadah yang dikirim dan kembali
– Menjaga ketertiban di sekitar dapur agar kegiatan berjalan tenang dan aman
– Bersama-sama memantau kebersihan dan kerapian lingkungan luar dapur
– Melaporkan kepada Kepala Dapur jika ada hal yang mencurigakan atau tidak beres
Semua bagian ini saling berkaitan. Jika pencucian wadah terlambat selesai, pembagian porsi keesokan harinya ikut terhambat. Oleh karena itu, setiap orang tidak hanya mengerjakan tugasnya sendiri, tetapi juga saling membantu — terutama saat tumpukan wadah kembali banyak — bekerja layaknya satu keluarga besar yang saling peduli.
Dapur Lengkap, Bersih, Bebas Bau Tidak Sedap
Hal yang sangat membanggakan dari dapur ini adalah kesiapan sarana dan prasarana yang sudah sangat lengkap dan memadai berkat perhatian Bapak Kepala Dapur.
Segala peralatan memasak yang dibutuhkan sudah tersedia dengan lengkap: mulai dari kompor yang kuat dan aman, panci-panci besar yang cukup jumlahnya, wadah penyimpanan tertutup rapat, meja kerja yang luas dan rata, hingga peralatan pemotongan, pengaduk, serta tempat pencucian wadah yang memadai. Semua alat selalu dicuci bersih setelah dipakai dan disimpan di tempat yang aman.
Kebersihan limbah sisa masak pun dijaga dengan sangat serius. Tersedia tempat pembuangan sampah yang terpisah antara sampah organik dan lainnya, dibuang secara berkala agar tidak menumpuk. Lebih dari itu, telah disiapkan pula alat khusus penyerap maupun penghilang bau yang dipasang dan digunakan, sehingga udara di sekitar dapur tetap segar, tidak menimbulkan gangguan bagi warga sekitar, dan para pekerja dapat bekerja dengan tenang dan nyaman setiap harinya.
Ajakan Kepala Dapur: Mari Bekerja Secara Disiplin
Di hadapan seluruh rekan-rekan pekerja, Bapak Okta Yuda Pratama, S.T., menyampaikan pesan yang tulus dan menyentuh hati:
“Adik-adik, bapak-bapak, kakak-kakak, dan paman-paman sekalian, rekan-rekan pekerja yang saya banggakan, saya mengajak kita semua untuk menyatukan tekad dan semangat. Mari kita bekerja dengan disiplin yang tinggi, datang tepat waktu, mengerjakan tugas dengan sungguh-sungguh, dan pulang setelah semua pekerjaan selesai dengan rapi — termasuk memastikan semua wadah kembali bersih dan siap pakai.
Disiplin bukanlah beban, melainkan cermin tanggung jawab kita. Jika wadah bekas makan tidak dicuci bersih, besoknya tidak bisa dipakai lagi, makanan terlambat disiapkan, akhirnya anak-anak terlambat makan. Itulah sebabnya setiap bagian, besar maupun kecil, sama pentingnya.
Mari kita jaga kejujuran di setiap langkah, kerapian di setiap tempat, dan kebersihan di setiap sudut dapur ini. Jangan merasa mencuci wadah itu pekerjaan remeh. Wadah yang bersih menjaga kesehatan anak-anak. Itulah pengabdian yang tidak kalah penting.
Saya memimpin kalian bukan untuk diperintah saja, tetapi untuk berjalan bersama-sama. Jika tumpukan wadah banyak, bantu-lah sesama. Jika ada yang kesulitan, sampaikanlah. Mari kita perbaiki bersama-sama, jangan saling menyalahkan, melainkan saling menguatkan. Tangan kanan membersihkan tangan kiri, tangan kiri menopang tangan kanan. Begitulah kita harus bekerja.
Semoga niat baik kita ini dicatat sebagai amal yang mulia. Semoga makanan yang kita siapkan hari ini dan seterusnya menyehatkan tubuh anak-anak, mencerdaskan pikiran mereka, dan menjadikan mereka generasi penerus yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Mari kita lanjutkan pekerjaan ini dengan semangat baru, dengan kedisiplinan yang lebih baik, dan dengan hati yang ikhlas. Terima kasih atas pengabdian kalian semua,” ucap Bapak Okta Yuda Pratama, S.T. dengan rendah hati dan penuh harapan.
Warga sekitar pun menyambut baik pelaksanaan program ini. Dengan adanya kepemimpinan yang mampu, jujur, dan peduli dari Bapak Okta Yuda Pratama, S.T., harapan semua pihak adalah agar program Makan Bergizi Gratis ini dapat terus berjalan lancar, awet, dan semakin baik dari hari ke hari.
(Iron Guna)
